Ya,, karena saya masih belum bisa menyeimbangkan antara ego dan akal. Ilmu saya pun masih sangat sangat kurang.. awalnya saya tak terlalu memikirkan hal ini, namun sejak seseorang hadir dalam kehidupan saya, saya tersentak untuk berusaha menjadi dewasa. Dia juga yang telah menginspirasi saya untuk melakukan ini.. #cielaahh
Puter-puter keliling-keliling dan membanding-bandingkan antara pengalaman saya dan orang lain .. Seseorang bisa menjadi dewasa karena beberapa faktor:
1. Asuhan didik sejak kecil
2. Lingkungan
3. Hubungan sosial
4. Teman sebaya
Coba deh, kita pikirkan.. asuhan didik sejak kecil sangat berpengaruh lho ternyata. Ini versi saya sekarang ya,
Misalnya seperti ini, seorang anak yang sejak kecil diajarkan hal-hal yang baik seperti jujur, berbagi, taat beribadah dan mengaji maka anak ini akan tumbuh menjadi pribadi yang baik dan sholeh
Kemudian lingkungan pun sama, sangat berpengaruh. Apalagi hubungan sosial, bayangkan saja, semakin kita berinteraksi dengan orang lain, semakin kita mempelajari hal-hal baru bukan? Karena kita akan menemukan banyak masalah disana, kita bisa mempelajari karakter tiap orang, cara berinteraksi dengan orang itu bagaimana, ya walaupun saya sendiri masih belum menguasai hal itu ehehe.. Pokoknya semakin kita berinteraksi dengan orang lain semakin kita menjadi pribadi yang lebih baik. Karena ada banyak sekali yang bisa kita pelajari dan temukan disana. Entah itu karakter, sifat, masalah etc :D
Begitu juga dengan teman sebaya, sudah pada tau mungkin ya kenapa ini sangat berpengaruh, berhubung males ngetik #jyah
Nah dibawah ini ada beberapa point dari sekian banyak point yang bisa mengukur kedewasaan seseorang #acieeh
1. Menghargai orang lain
2. Menguasai emosi
3. Akal dan hati balance
4. Bertanggung jawab
5. Peduli terhadap diri sendiri
6. Menghargai waktu
7. Mampu menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan secara bijak
8. Mempunyai prinsip-prinsip yang kuat
9. Taat beribadah
10. Mandiri
Oke, kita bahas satu-satu, inget.. ini versi saya ok
1. Menghargai orang lain
Orang yang dewasa dalam hidupnya adalah orang yang mampu menghargai orang lain, entah dari sudut pandang agama, budaya, latar belakang, keturunan dan kondisi apapun. Itu berarti kita tidak menghina dan merendahkan orang lain. Seberapa buruk seseorang tapi yakinlah ada satu sisi baik dari orang tersebut yang bisa kita ambil..
Coba renungi seuntai kalimat dibawah ini ...
"Jika kita bertemu dengan orang yang lebih muda dari kita, maka hendaklah berkata, Anak ini masih muda usianya, belum banyak berbuat dosa dan bermaksiat kepada Allah, sedangkan aku yang sudah lebih tua darinya tentu banyak berbuat dosa dan bermaksiat kepada Allah. Maka tiada keraguan lagi bahwa ia lebih baik daripada aku disisi Allah"
"Jika kita bertemu dengan orang yang lebih tua dari kita, maka hendaklah berkata, Orangtua ini sudah beribadah kepada Allah lebih dahulu daripada aku, maka tiada keraguan bahwa ia lebih banyak pahalanya, lebih mulia daripada aku disisi Allah."
Jadi tak ada alasan bagi kita untuk menghina orang lain, okey ... dan berbuat baiklah kepada sesama, dan menghormatinya.. alangkah indahnya hidup ini jika kita saling melengkapi, menolong dan berbuat baik.. :)
2. Menguasai emosi
Ini sangat berpengaruh banget, seseorang yang dewasa itu mampu mengendalikan amarahnya, tidak melampiaskan begitu saja. Seseorang yang dewasa mampu menata emosi nya secara balance.
Namun ada salah satu yang bagi saya karna saya wanita, hehe.. menangis.. ini adalah bentuk emosional juga, menangis adalah ungkapan hati yang tidak tersampaikan oleh kata-kata. Jadi bagi saya wanita.. menangis bukan salah satu penilaian seseorang itu dewasa, hehe. Saya sering lampiaskan amarah saya dengan menangis, rindu dengan menangis, kesal dengan menangis, ya segala bentuk emosional yang tidak dapat saya tahan. :D
3. Akal dan hati balance
Dalam bersikap, bertutur kata dan dalam pengambilan keputusan hendaknya menggunakan akal dan hati yang seimbang.
Hati memiliki logika yang tidak mampu dipahami oleh pikiran-Blaise Pascal
Ya memang hati itu harus ditata bener-bener, oia, bukan berarti menahan atau menghindari ya.. gini maksudnya ketika kita dalam keadaan rileks, coba rasakan dengan hati semua sensasi emosi yang muncul. Andai perasaan sedih yang muncul, maka lepaskanlah. Jangan ditahan, lepaskanlah dengan caramu.. biarkan hati menjerit bahkan sampai kita menangis pun tak masalah sampai kita merasa plong.. perasaan lega ini lah menandakan kita sudah ikhlas :)
Jadi bukan menahan ya,, tapi lepaskan, dan ingat lepaskan dengan cara yang baik bukan dengan kekerasan hehehe
Nah,, begitu dengan akal atau logika.. berpikirlah secara rasional.. memang hati tidak bisa berbohong,, dan hati tidak bisa menilai sesuatu itu salah atau benar, nah ini nih fungsi akal.. mempertimbangkan baik buruknya untuk menentukan apakah salah atau benar...
Jadi?
Gunakanlah akal kita untuk menata hati kita, agar bisa meluruskan perasaan yang salah atau perasaan yang tidak pada tempatnya ...
4. Bertanggung jawab
Seseorang yang dewasa mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, tidak suka menyalahkan orang lain, ia bertanggung jawab atas tindakan yang telah diperbuatnya.. bertanggung jawab atas tugasnya.. atas kewajibannya.
5. Peduli terhadap diri sendiri
Seperti dalam hadits
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadapat apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (At-tahrim 66:6)
6. Menghargai waktu
Ia tak menyia-nyiakan waktu yang senggang, ia selalu disibukkan dengan hal yang bermanfaat. Baginya waktu senggang dalam kesibukan dan waktu sibuk dalam kesenggangan adalah hal yang paling nikmat.
7. Mampu menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan secara bijak
Nah,, dewasa itu bisa melihat masalah dari segi manapun,, ia tidak melulu mengeluh akan masalahnya, ia selalu berusaha sabar dalam setiap cobaan dan masalah yang sedang ia hadapi, ia mampu mengambil hikmah dan pelajaran dan ia mampu mengambil keputusan secara bijak artinya,, menggunakan logika dan hati yang seimbang.. tidak egois dan mementingkan diri sendiri
8. Mempunyai prinsip yang kuat
Seorang yang dewasa, mempunyai prinsip-prinsip dalam hidupnya,, dan ia tidak mudah terpengaruh akan orang lain.. ia selalu memegang prinsipnya dan berusaha semaksimal mungkin untuk tetap konsisten akan prinsipnya.
9. Taat beribadah
Bagi kaum muslimin, bertambahnya usia menjadi dewasa merupakan kewajiban bagi setiap seseorang untuk taat beribadah dan menjalankan syariat islam secara sempurna. Ia tidak hanya memikirkan duniawi saja, namun ia menyiapkan bekal untuk akhirat kelak :)
10. Mandiri
Artinya itu, ia mampu memilah-milah yang baik bagi dirinya entah lingkungannya,, teman temannya etc..
ya pada intinya ia tidak bergantung pada orang lain.. tidak selalu kemana-mana harus ditemenin, atau tidak manja.. Ia bisa bergerak sendiri :D
Oke, itulah dewasa versi saya,, tapi sebenernya saya belum menguasai itu semua, hanya berbagi pendapat saja tentang kedewasaan hehe,,, #lagi dalam perjalanan menuju dewasa :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar